Cara mudah masuk BIOS laptop
Ilustrasi setting BIOS laptop. (© Freepik)

Cara mudah masuk BIOS laptop

BIOS (Basic Input Output System) atau yang terbaru disebut dengan UEFI, merupakan firmware khusus yang di flash di dalam chip ROM mothorboard, untuk menyimpan informasi dan memenginisialisasi semua perangkat keras yang terpasang.

Untuk masuk ke BIOS laptop cukup mudah sebernarnya, khusus laptop Acer Aspire cukup pencet tombol F2. Untuk brand laptop lain seperi BIOS Lenovo, BIOS Asus, BIOS HP dan laptop lainnya, biasanya deretan tombol function keyboard mulai dari tombol Esc, F1 hingga F12.

Cara masuk ke BIOS atau UEFI wajib distart awal komputer. Bila Windows masih nyala, maka restart dulu. Kalau komputer dalam mode off, tekan tombol power. Tunggu sejenak, setelah muncul logo brand Acer tekan tombol F2 berkali-kali hingga layar tampil UEFI/BIOS.

Firmware BIOS tersimpan di dalam chip ROM mainboard.
Firmware BIOS tersimpan di dalam chip ROM mainboard.

Setelah itu silahkan konfigurasi sesuka hati, tapi hati-hati merubah setting BIOS bisa menyebabkan sistem chaos.

Yang sering diubah konfigurasi BIOS adalah urutan fist boot atau boot priority. Urutan fist boot priority adalah proses penentuan start awal membaca bootloader sistem operasi yang disimpan dalam harddisk atau flashdisk.

Sistem BIOS komputer.
Sistem BIOS komputer.

Bila urutan pertama harddisk, maka akan masuk ke sistem Windows atau Linux OS secara normal. Bila urutan pertama diarahkan ke USB Flashdisk berformat bootable Windows, Linux OS maka laptop siap install ulang.

Biasanya, pabrikan laptop menyertakan tombol shortcut masuk ke menu first boot priority. Untuk laptop merek Acer, tombol shortcut masuk ke BIOS fisrt boot adalah tombol F12.

Dengan adanya menu khusus BIOS Boot Manager, kita tidak perlu lagi masuk ke sistem BIOS utama laptop, untuk merubah first boot priority.

Cukup bypass via tombol F12. Hasilnya akan seperti gambar berikut ini:

Shortcut BIOS Boot Manager Acer.
Shortcut BIOS Boot Manager Acer.

BIOS laptop saya kok tidak terbaca USB flashdisk? Padahal segala upaya sudah saya coba!?

Cara Mengatasi Flashdisk bootable tidak terdeteksi BIOS UEFI

Pada beberapa kasus install ulang Windows menggunakan Flashdisk di Laptop, misalnya Acer Aspire ES 14, USB bootable Windows tidak terdeteksi dari UEFI, juga dari tombol F12 shortcut menu firstboot.

Padahal colokan port USB sudah dipindah pindah, dari port USB 2.0 yang berwana hitam ke USB 3.0 yang berwarna biru, BIOS tidak mampu memdektesi USB bootable Windows.

Masalahnya bukan di port USB, melainkan ketidakmapuan hardware membaca format MBR (Master Boot Record).

Maksudnya, komponen yang ada di dalam laptop kalian sudah generasi terbaru, firmware BIOS yang ditanam juga sudah baru, yaitu UEFI (Unified Extensible Firmware Interface).

BIOS lama atau yang lebih dikenal dengan BIOS Legacy menggunakan format partisi MBR. Sedangkan BIOS terkini, UEFI sudah beralih ke format partisi GPT.

Jadi, USB bootable yang tidak terbaca di EUFI murni kesalahan salah pilih format saat create bootable via app Rufus.

Rufus USB Bootable.
Rufus USB Bootable.

Solusinya, create ulang USB Flashdisk bootable Windows atau Linux dengan pilihan partition scheme : GPT - UEFI (Non CSM).

Sedangkan untuk hardware komputer lama, pilih format MBR.

Demikian, semoga bermanfaat.

Comment

comments powered by Disqus